Tampilkan postingan dengan label bantaeng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bantaeng. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 September 2016

DPRD Luwu Timur Belajar Soal Perda Pelatihan Kerja di Bantaeng

Media Pembaharuan Bantaeng,- Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Bantaeng Muh Hero didampingi Kepala Dinas Sosnakertrans Syahrul Bayan menerima kunjungan DPRD Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan, di ruang rapat Wakil Bupati Bantaeng, Jumat 23 September 2016 pagi tadi.

Foto MEDIA Pembaharuan.
Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Bantaeng Muh Hero didampingi Kepala Dinas Sosnakertrans Syahrul Bayan
Rombongan yang berjumlah 15 orang tersebut dinahkodai oleh Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Aris SitumorangIa yang mengatakan bahwa Bantaeng adalah daerah yang luar biasa sebagai tempat untuk belajar. "Kami memiliki keinginan bagaimana untuk meningkatkan daya saing masyarakat di Luwu Timur. Bupati bersama DPRD juga memiliki rencana untuk membuat BLK, maka dari itu kami datang untuk berguru di Bantaeng," ujarnya. Aris mengaku ingin mengkaji Ranperda penyelenggaraan pelatihan tenaga kerja di Bantaeng, mengingat di Luwu Timur terdapat salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia, yakni PT. Vale Indonesia.

"Jadi sangat penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas ketenagakerjaan di Luwu Timur. Kami juga telah mengambil referensi dari Kabupaten Pasuruan Jawa Timur," tambahnya.
Sementara itu pada kesempatan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan memberi pemaparan singkat mengenai kemajuan pembangunan di Kabupaten Bantaeng dengan memfokuskan pada 3 pilar pembangunan daerah yakni Bantaeng sebagai Kota Jasa, Bantaeng sebagai Kabupaten Benih Berbasis Teknologi dan Bantaeng sebagai Pusat Pengembangan Industri.

Tampak hadir pula Ketua DPRD Bantaeng H. Sahabuddin, dan beliau menuturkan bahwa kehadiran Perda Pelatihan Kerja dan Produktivitas ini karena sesuai kebutuhan daerah kita di Bantaeng. Apalagi Bantaeng akan menjadi Kabupaten Industri. Dan ini terjadi karena komunikasi yang terbangun yang baik antara pihak eksekutif dan legislatif dalam memenuhi kebutuhan masing masing.

Selain Ketua DPRD Bantaeng, yang turut hadir dan berikan pemaparan teknis secara umum tentang Perda Pelatihan Kerja dan Produktivitas tersebut adalah Andi Syukri sebagai tim Penyusun yang juga sebagai Pengawas Ketenagakerjaan, Hj. Nurhayati sebagai Kasie Hubinsyaker dan Hamsiyah sebagai Kasie Pengawasan Ketenagakerjaan, serta Hanafiah sebagai Kasubag Bagian Hukum Setda Kabupaten Bantaeng. (Abs)

Selasa, 27 Januari 2015

Pengumuman hasil TKD CPNS 2014 BKD Kabupaten Bantaeng

Pengumuman hasil TKD CPNS 2014 BKD Kabupaten Bantaeng

Media Pembaharuan Bantaeng,- Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) merilis pengumuman hasil ujian Tes Kompetensi Dasar (TKD) CPNS tahun 2014. Sebanyak 32 peserta dinyatakan lulus dan berhak memasukkan berkas. Lihat daftar 32 pelamar yang lulus di bawah.

Peserta yang dinyatakan lulus diwajibkan untuk melaporkan diri dan melengkapi persyaratan administrasi pengangkatan CPNS untuk formasi umum.  Dari surat edaran pemasukan berkas pelamar yang lulus dimulai 2-7 Februari 2015 pukul 08:00-14:00 WITA di kantor BKD Bantaeng.

"Setiap pelamar yang dinyatakan lulus dan diterima untuk diangkat menjadi CPNS wajib mengajukan lamaran yang ditulis tangan dan ditandatangani sendiri dengan tinta hitam,"petikan pengumuman tersebut. (ABS).

Media Pembaharuan Bantaeng,- Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) merilis pengumuman hasil ujian Tes Kompetensi Dasar (TKD) CPNS tahun 2014. Sebanyak 32 peserta dinyatakan lulus dan berhak memasukkan berkas. Lihat daftar 32 pelamar yang lulus.

Peserta yang dinyatakan lulus diwajibkan untuk melaporkan diri dan melengkapi persyaratan administrasi pengangkatan CPNS untuk formasi umum. Dari surat edaran pemasukan berkas pelamar yang lulus dimulai 2-7 Februari 2015 pukul 08:00-14:00 WITA di kantor BKD Bantaeng.

"Setiap pelamar yang dinyatakan lulus dan diterima untuk diangkat menjadi CPNS wajib mengajukan lamaran yang ditulis tangan dan ditandatangani sendiri dengan tinta hitam,"petikan pengumuman tersebut. (ABS).

Minggu, 11 Januari 2015

Pemkab Bantaeng Tetapkan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS)

Media Pembaharuan Bantaeng,- Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Bantaeng kembali menggagas inovasi dibidang Perhubungan Darat, yaitu akan menjadikan Bantaeng menjadi Kabupaten Percontohan Keselamatan Jalan Nasional di Indonesia. Alasannya sangat berdasar, dimana Kabupaten Bantaeng telah meraih 2 kali Piala Wahana Tata Nugraha di tahun 2013 dan 2014.
Minggu, 11 Januari 2015
Pemkab Bantaeng Tetapkan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS)

Bantaeng,- Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Bantaeng kembali menggagas inovasi dibidang Perhubungan Darat, yaitu akan menjadikan Bantaeng menjadi Kabupaten Percontohan Keselamatan Jalan Nasional di Indonesia. Alasannya sangat berdasar, dimana Kabupaten Bantaeng telah meraih 2 kali Piala Wahana Tata Nugraha di tahun 2013 dan 2014.

Hal ini terungkap, pada saat pelaksanaan rapat rencana penertiban poros jalan nasional dan rencana usulan penetapan rute aman selamat sekolah atau disingkat dengan RASS. Kegiatan rapat ini berlangsung pada hari Sabtu, 10/1, di D’Gonny Cafe dan dihadiri beberapa Kepala SKPD dan dari Polres Bantaeng dan Perwakilan dari Balai LLAJSDP Palu.

“Pertemuan ini menjadi penting artinya, karena pihak Pemkab Bantaeng pada prinsipnya menyetujui dan merespon secara positif pelaksanaan kegiatan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS). Ini semua atas bimbingan dari Direktorat Keselamatan Transportasi Darat Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI” ujar M. Nur Alam selaku Sekretaris Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Bantaeng.

Tambah M. Nur Alam bahwa pertemuan ini juga menetapkan zona RASS yang terdiri dari di Jalan TA. Gani Kecamatan Bissappu, dan Jalan Poros Banntaeng – Bulukumbaa (Kampung Tanetea, Desa Nipa Nipa), dimana kawasan ininmerupakan kawasan sekolah SD, SMP dan SMA dan dapat diakses dari berbagai Kecamatan di Bantaeng.

Selain itu pula, telah menyepakati pelaksanaan kegiatan sosialisasi keselamatan jalan secara berkesinambungan sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab, terhadap pendidikan berkarakter dibidang keselamatan jalan pada pendidikan formal dan non formal yang akan ditandai dengan pencanangan Dekade Aksi Keselamatan Jalan Nasional.

Pertemuan ini dihadiri Kepala SKPD diantaranya Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Bantaeng, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, dari Polres Bantaeng, Sekretaris Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Bantaeng, Kepala Bagian Kesra Setda Bantaeng yang juga Sekretaris Pokja Kabupaten Layak Anak dan juga tampak hadir Drs. H. Benny Nurdin Yusuf, A.Md.LLAJ., MH selaku Kasie Jaringan Pelayanan dan Prasarana Balai LLAJSDP Palu.

Kehadiran pejabat dari Balai LLAJSDP Palu yang mencakup wilayah tugas di Pulau Sulawesi, Maluku dan Papua, tidak lain dan bukan telah memberikan inspirasi yang banyak dalam pertemuan ini dan terutama sekali pada terwujudnya Banteng sebagai Kabupaten Percontohan Keselamatan Jalan Nasional di maksud.

“Kami sangat mendukung dan merespon keinginan Pemkab Bantaeng untuk menjadikan Bantaeng sebagai Kabupaten Percontohan Keselamatan Jalan Nasional di Indonesia. Dan dalam rangka tersebut, kami akan menjembataninya melalui Direktorat Keselamatan Transportasi Darat Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, yaitu mengasistensi pengadaan sarana umum jalan dan pejalan serta transportasi Bantaeng yang baik, diantaranya bertambahnya beberapa sarana transportasi, jalur sepeda dan beberapa rambu jalan untuk penataan kota nantinya. Khususnya Bantaeng yang kecil tapi ternyata telah membuktikan diri dengan penataaan kota dan sarananya yang baik dan rapi” tambah H. Benny Nurdin selaku Kepala Seksi Jaringan Pelayanan dan Prasarana Balai LLAJSDP Palu.

Bupati Bantaeng HM. Nurdin Abdullah tentunya sangat mengapresiasi atas iniasi rencana yang baik ini, khususnya penataan Bantaeng yang lebih baik nantinya dimasa masa datang.

Dirilis oleh Bagian Humas dan Protokol Pemkab. Bantaeng
Dari Bantaeng. (ABS) Hal ini terungkap, pada saat pelaksanaan rapat rencana penertiban poros jalan nasional dan rencana usulan penetapan rute aman selamat sekolah atau disingkat dengan RASS. Kegiatan rapat ini berlangsung pada hari Sabtu, 10/1, di D’Gonny Cafe dan dihadiri beberapa Kepala SKPD dan dari Polres Bantaeng dan Perwakilan dari Balai LLAJSDP Palu.
“Pertemuan ini menjadi penting artinya, karena pihak Pemkab Bantaeng pada prinsipnya menyetujui dan merespon secara positif pelaksanaan kegiatan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS). Ini semua atas bimbingan dari Direktorat Keselamatan Transportasi Darat Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI” ujar M. Nur Alam selaku Sekretaris Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Bantaeng.
Tambah M. Nur Alam bahwa pertemuan ini juga menetapkan zona RASS yang terdiri dari di Jalan TA. Gani Kecamatan Bissappu, dan Jalan Poros Banntaeng – Bulukumbaa (Kampung Tanetea, Desa Nipa Nipa), dimana kawasan ininmerupakan kawasan sekolah SD, SMP dan SMA dan dapat diakses dari berbagai Kecamatan di Bantaeng.
Selain itu pula, telah menyepakati pelaksanaan kegiatan sosialisasi keselamatan jalan secara berkesinambungan sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab, terhadap pendidikan berkarakter dibidang keselamatan jalan pada pendidikan formal dan non formal yang akan ditandai dengan pencanangan Dekade Aksi Keselamatan Jalan Nasional.
Pertemuan ini dihadiri Kepala SKPD diantaranya Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Bantaeng, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, dari Polres Bantaeng, Sekretaris Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Bantaeng, Kepala Bagian Kesra Setda Bantaeng yang juga Sekretaris Pokja Kabupaten Layak Anak dan juga tampak hadir Drs. H. Benny Nurdin Yusuf, A.Md.LLAJ., MH selaku Kasie Jaringan Pelayanan dan Prasarana Balai LLAJSDP Palu.
Kehadiran pejabat dari Balai LLAJSDP Palu yang mencakup wilayah tugas di Pulau Sulawesi, Maluku dan Papua, tidak lain dan bukan telah memberikan inspirasi yang banyak dalam pertemuan ini dan terutama sekali pada terwujudnya Banteng sebagai Kabupaten Percontohan Keselamatan Jalan Nasional di maksud.
“Kami sangat mendukung dan merespon keinginan Pemkab Bantaeng untuk menjadikan Bantaeng sebagai Kabupaten Percontohan Keselamatan Jalan Nasional di Indonesia. Dan dalam rangka tersebut, kami akan menjembataninya melalui Direktorat Keselamatan Transportasi Darat Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, yaitu mengasistensi pengadaan sarana umum jalan dan pejalan serta transportasi Bantaeng yang baik, diantaranya bertambahnya beberapa sarana transportasi, jalur sepeda dan beberapa rambu jalan untuk penataan kota nantinya. Khususnya Bantaeng yang kecil tapi ternyata telah membuktikan diri dengan penataaan kota dan sarananya yang baik dan rapi” tambah H. Benny Nurdin selaku Kepala Seksi Jaringan Pelayanan dan Prasarana Balai LLAJSDP Palu.
Bupati Bantaeng HM. Nurdin Abdullah tentunya sangat mengapresiasi atas iniasi rencana yang baik ini, khususnya penataan Bantaeng yang lebih baik nantinya dimasa masa datang.
Dirilis oleh Bagian Humas dan Protokol Pemkab. Bantaeng
Dari Bantaeng. (ABS),

Senin, 29 Desember 2014

Puncak acara Peringatan Hari Ibu ke 86 di ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Media Pembaharuan  Makassar,- Puncak acara Peringatan Hari Ibu ke 86 di ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.
Puncak acara Peringatan Hari Ibu ke 86 di ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Dinilai Mengusung Pengarus Utamaan Gender (PUG), Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan terhadap Anak pada kebijakan Pemerintah, Kabupaten Bantaeng mendapatkan beberapa Penghargaan,Antara lain 1. Penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya (PUG) Tingkat Madya Nasional dari Presiden RI melaui Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak, yang diserahkan oleh Ibu Yohana Susana Yembise kepada Bupati Bantaeng, yang diwakili oleh Wakil Bupati Bantaeng Bapak Drs.H.Muh.Yasin,MT, 2. Penghargaan Lomba P2WKSS Tk.Provinsi untuk Kel.ereng-ereng Kec.Tompobulu Kab.Bantaeng, sebagai Juara Pakarti Utama 1 Sul-Sel, pada tanggal 18 Desember 2014 di Jakarta. 3. Peringkat I Akselerasi Peningakatan Kwalitas Hidup Perempuan & Anak Sulawesi Selatan yang diserahkan oleh Bapak Gubernur Sulsel kepada Bapak Bupati Bantaeng pada Puncak acara Peringatan Hari Ibu ke 86 di ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan tanggal 29 Desember Tahun 2014, Terima kasih kami ucapkan kepada semua Pihak yg telah berpartisipasi sehingga Kabupaten Bantaeng bisa meraih beberapa penghargaan tersebut. Dinilai Mengusung Pengarus Utamaan Gender (PUG), Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan terhadap Anak pada kebijakan Pemerintah, Kabupaten Bantaeng mendapatkan beberapa Penghargaan,Antara lain 1. Penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya (PUG) Tingkat Madya Nasional dari Presiden RI melaui Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak, yang diserahkan oleh Ibu Yohana Susana Yembise kepada Bupati Bantaeng, yang diwakili oleh Wakil Bupati Bantaeng Bapak Drs.H.Muh.Yasin,MT, 2. Penghargaan Lomba P2WKSS Tk.Provinsi untuk Kel.ereng-ereng Kec.Tompobulu Kab.Bantaeng, sebagai Juara Pakarti Utama 1 Sul-Sel, pada tanggal 18 Desember 2014 di Jakarta. 3. Peringkat I Akselerasi Peningakatan Kwalitas Hidup Perempuan & Anak Sulawesi Selatan yang diserahkan oleh Bapak Gubernur Sulsel kepada Bapak Bupati Bantaeng pada Puncak acara Peringatan Hari Ibu ke 86 di ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan tanggal 29 Desember Tahun 2014, Terima kasih kami ucapkan kepada semua Pihak yg telah berpartisipasi sehingga Kabupaten Bantaeng bisa meraih beberapa penghargaan tersebut. ·

Minggu, 28 Desember 2014

Porseni SD Ajang Cari Bakat

Foto: Senin, 29 Desember 2014
Porseni SD Ajang Cari Bakat

Media Pembaharuan Bantaeng,- Program pencarian bakat dan pengembangan atlet Bantaeng yang berkualitas sudah dilakukan sejak dini melalui pekan olah raga dan seni (Porseni). Melalui Porseni ini akan melahirkan atlet-atlet muda usia,sehingga kesinambungan prestasi atlet Bantaeng terjaga, kata Hj Rahmawati,SPd baru-baru ini. Tahun ini, Porseni SD dilaksanakan 23-24 Desember 2014. Tujuannya, refreshing siswa setelah mengikuti ujian semester. Selain itu, ajang mempererat persahabatan serta persaudaraan keluarga besar SD.

Kegatan berlangsung di lapangan SDN 4 Lembang Cina Kecamatan Bantaeng. Pembukaan diawali sambutan dari Camat Bantaeng Andi Mappatoba,SPd. Hadir, Kepala UPTD cabang Dikpora Bantaeng dan kepala sekolah SD negeri 4 Lembang Cina, Hj Rahmawati,SPd. Selama dua hari berturut-turut, lapangan SD diwarnai aneka pertandingan. Diantaranya, volly mini,tarik tambang,karaoke guru-guru,membaca surah pendek dan lomba adzan. Melalui porseni ini siswa juga belajar untuk menerima kemenangan dan kekalahan dengan berjiwa besar dab senantiasa mengucap syukur,ujar Rahmawati. (ABS).Media Pembaharuan Bantaeng,- Program pencarian bakat dan pengembangan atlet Bantaeng yang berkualitas sudah dilakukan sejak dini melalui pekan olah raga dan seni (Porseni). Melalui Porseni ini akan melahirkan atlet-atlet muda usia,sehingga kesinambungan prestasi atlet Bantaeng terjaga, kata Hj Rahmawati,SPd baru-baru ini. Tahun ini, Porseni SD dilaksanakan 23-24 Desember 2014. Tujuannya, refreshing siswa setelah mengikuti ujian semester. Selain itu, ajang mempererat persahabatan serta persaudaraan keluarga besar SD.
Kegatan berlangsung di lapangan SDN 4 Lembang Cina Kecamatan Bantaeng. Pembukaan diawali sambutan dari Camat Bantaeng Andi Mappatoba,SPd. Hadir, Kepala UPTD cabang Dikpora Bantaeng dan kepala sekolah SD negeri 4 Lembang Cina, Hj Rahmawati,SPd. Selama dua hari berturut-turut, lapangan SD diwarnai aneka pertandingan. Diantaranya, volly mini,tarik tambang,karaoke guru-guru,membaca surah pendek dan lomba adzan. Melalui porseni ini siswa juga belajar untuk menerima kemenangan dan kekalahan dengan berjiwa besar dab senantiasa mengucap syukur,ujar Rahmawati. (ABS).

Jumat, 26 Desember 2014

Berdayakan Sekdes, PNPM-MPd Mengadakan Pelatihan

Media Pembaharuan Bantaeng,- Lebih 100 perwakilan Sekretaris desa/Sekretaris Lurah, kader pemberdayaan masyarakat desa/kelurahan (KPMDK) pelatihan kelompok kerja penyusunan profil desa/kelurahan. Kegiatan dilaksanakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) integrasi Bantaeng di Gedung Guru PGRI, baru-baru ini.

Jum'at, 26 Desember 2014
Berdayakan Sekdes, PNPM-MPd Mengadakan Pelatihan

Media Pembaharuan Bantaeng,- Lebih 100 perwakilan Sekretaris desa/Sekretaris Lurah, kader pemberdayaan masyarakat desa/kelurahan (KPMDK) pelatihan kelompok kerja penyusunan profil desa/kelurahan. Kegiatan dilaksanakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) integrasi Bantaeng di Gedung Guru PGRI, baru-baru ini.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bantaeng, H Bohari,SE saat pembukan didampingi, Hanura Thalib Fasilitator Kabupaten (FASKAB) Bantaeng dan Ahmad Faisal, fasilitator kecamatan Uluere, selaku moderator. Hanura menjelaskan, pelatihan tak akan memberi hasil maksimal jika pejabat pembuat kebijakan di daerah tidak mendukung. Target kegitan, mendorong pendayagunaan data profil Desa/Kelurahan dalam rangka mengetahui gambaran potensi dan tingkat perkembangan desa dan kelurahan yang akurat,komprehensif dan Integral. (ABS). Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bantaeng, H Bohari,SE saat pembukan didampingi, Hanura Thalib Fasilitator Kabupaten (FASKAB) Bantaeng dan Ahmad Faisal, fasilitator kecamatan Uluere, selaku moderator. Hanura menjelaskan, pelatihan tak akan memberi hasil maksimal jika pejabat pembuat kebijakan di daerah tidak mendukung. Target kegitan, mendorong pendayagunaan data profil Desa/Kelurahan dalam rangka mengetahui gambaran potensi dan tingkat perkembangan desa dan kelurahan yang akurat,komprehensif dan Integral. (ABS).

Rabu, 17 Desember 2014

Cabang BPJS Bulukumba Gelar Forum Kemitraan

FORUM KEMITRAAN. Dokter Fadilah dai BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba membawakan materi dalam forum Kemitraan BPJS di Kantor Brigade Siaga Bencana (BSB) Bantaeng, Selasa 16 Desember. (foto: ASMAUN ASMI/RADAR SELATAN)
di Kantor Brigade Siaga Bencana (BSB) Bantaeng, Selasa 16 Desember.

Media Pembaharuan Bantaeng,- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bulukumba menggelar forum Kemitraan BPJS Kesehatan dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL), Selasa 16 Desember. Kegiatan yang bekerjasama Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng itu berlangsung di Kantor Brigade Siaga Bencana (BSB).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Diskes Bantaeng, dr Takudaeng, Kepala BPJS Cabang Bulukumba, Oktavianus Andi, Kepala Unit MPKP, Indira serta Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bantaeng, dr Andi Ihsan. Kegiatan ini juga diikuti sejumlah perwakilan Puskesmas, pengelola RSUD Anwar Makkatutu, Diskes, Klinik TNI/Polri serta dokter keluarga.
Dalam penyampaiannya, Kadis Kesehatan, dr Takudaeng, berharap setiap pasien yang dirawat oleh tim medis dapat ditangani tuntas di FKTP seperti Puskesmas atau klinik. Sehingga jika dimungkinkan tidak perlu dilakukan rujukan ke rumah sakit.
“Kita bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan begitu kalau bisa dilakukan penanganan pada tahap FKTP maka sebaiknya tidak perlu dirujuk,” ujarnya di hadapan peserta.
Sementara saat pemaparan materi, dr Fadillah dari BPJS membahas tentang program rujuk balik pada penyakit kronis bagi pesrta jaminan kesehatan nasional. Tujuannya adalah optimalisasi layanan primer bagi peserta dan meningkatkan kemudahan akses pelayanan kesehatan. (ABS).

Minggu, 14 Desember 2014

Bupati Ajak Warga Menjaga Kelestarian Hutan


Foto: Minggu, 14 Desember 2014
Bupati Ajak Warga Menjaga Kelestarian Hutan

Media Pembaharuan Bantaeng,- Bupati Bantaeng, Prof.DR.H.M Nurdin Abdullah, M.Agr, sangat konsisten dengan kelestarian hutan dan mengimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan demi keberlangsungan generasi mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia(HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) di Pantai Marina, Minggu 14 Desember.

“Masyarakat setempat di lembaga desa akan melakukan pengawasan. Terkhusus bapak Kapolres serta Dandim, kami sangat berharap dapat terus mendukung program Dinas Kehutanan dalam rangka melestraikan hutan di daerah ini,” ucap Nurdin dalam sambutannya.

Upaya mitigasi bencana, kata bupati, dilakukan dengan penanaman 276.389 pohon selama 2014. Pohon penghijauan ditanam di sekitar Pantai Marina, dan kawasan agrowisata Ulu Ere.    Hutan desa di Kecamatan Bissappu, Kecamatan Sinoa, dan Kecamatan Bantaeng, serta areal konservasi lainnya tak luput dari gerakan penghijauan.

Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan hutan desa telah dilakukan sejak empat tahun lalu secara bertahap. Meski statusnya sebagai hutan desa, masyarakat diberikan kebebasan untuk menanam tanaman buah. Masyarakat juga bisa mengambil manfaat dari hutan lindung non kayu.

“Kegiatan ini sebagai sarana edukasi, peningkatan kepedulian, kemampuan dan kemandirian seluruh pihak agar menenamkan kesadaran akan pentingnya menanam dan memelihara pohon. Lebih penting lagi bagaimana mengajak masyarakat melakukan penanaman dan pemeliharaan secara berkelanjutan,” terang Nurdin Abdullah.

Dalam kegaitan yang mengangkat tema “Hutan Lestari Untuk Mendukung Kedaulatan Pangan dan Energi Terbarukan”, dilaksanakan penanaman pohon berbagai jenis seperti ketapang, trambessi, tanjung, dan glodokan.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Bantaeng, Akil Resa menambahkan, luas hutan desa di Bantaeng saat ini mencapai 3.223 hektare atau 52 persen dari luas kawasan hutan di daerah ini. Kegiatan reboisasi ini juga bermanfaat mengendalikan banjir jika musim hujan. (ABS).Media Pembaharuan Bantaeng,- Bupati Bantaeng, Prof.DR.H.M Nurdin Abdullah, M.Agr, sangat konsisten dengan kelestarian hutan dan mengimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan demi keberlangsungan generasi mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia(HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) di Pantai Marina, Minggu 14 Desember.
 “Masyarakat setempat di lembaga desa akan melakukan pengawasan. Terkhusus bapak Kapolres serta Dandim, kami sangat berharap dapat terus mendukung program Dinas Kehutanan dalam rangka melestraikan hutan di daerah ini,” ucap Nurdin dalam sambutannya.
Upaya mitigasi bencana, kata bupati, dilakukan dengan penanaman 276.389 pohon selama 2014. Pohon penghijauan ditanam di sekitar Pantai Marina, dan kawasan agrowisata Ulu Ere. Hutan desa di Kecamatan Bissappu, Kecamatan Sinoa, dan Kecamatan Bantaeng, serta areal konservasi lainnya tak luput dari gerakan penghijauan.
Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan hutan desa telah dilakukan sejak empat tahun lalu secara bertahap. Meski statusnya sebagai hutan desa, masyarakat diberikan kebebasan untuk menanam tanaman buah. Masyarakat juga bisa mengambil manfaat dari hutan lindung non kayu.
“Kegiatan ini sebagai sarana edukasi, peningkatan kepedulian, kemampuan dan kemandirian seluruh pihak agar menenamkan kesadaran akan pentingnya menanam dan memelihara pohon. Lebih penting lagi bagaimana mengajak masyarakat melakukan penanaman dan pemeliharaan secara berkelanjutan,” terang Nurdin Abdullah.
Dalam kegaitan yang mengangkat tema “Hutan Lestari Untuk Mendukung Kedaulatan Pangan dan Energi Terbarukan”, dilaksanakan penanaman pohon berbagai jenis seperti ketapang, trambessi, tanjung, dan glodokan.
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Bantaeng, Akil Resa menambahkan, luas hutan desa di Bantaeng saat ini mencapai 3.223 hektare atau 52 persen dari luas kawasan hutan di daerah ini. Kegiatan reboisasi ini juga bermanfaat mengendalikan banjir jika musim hujan. (ABS).

Jumat, 12 Desember 2014

Rapat Kordinasi PNPM-MPd Integrasi Bantaeng

Media Pembaharuan Bantaeng,- Sebanyak 63 pesertadariPMD, tim fasilitator Kabupaten Bantaeng,FK/FT,UPK,PJOK,PL dan BKAD Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Kabupaten Bantaeng. Kegiatan yang dilaksanakan PNM-MP dintegrasi Bantaeng itu berlangsung diKPN Beringin Bantaeng, baru-baru ini. Rakor dibuka, Harmoni, Kabid BPMPD Bantaeng yang juga Satker PJOK.
Hadir mendampingi, Andi Mabbiritta,HanuradanRahmatia, Tim Faskab Bantaeng sekaligus pemateri. Menurut Rahmatia, rakor bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2014. Selain itu ingin mengetahui kemajuan dan kendala pelaksana program.
Dengan demikian, PNPM-MPdintegrasi diBantaeng dapat berjalan sesuai harapan. (ABS).

Photu Pertemuan

Rabu, 10 Desember 2014

RSUD Bantaeng Siapkan Ruangan Perawatan Kardiologi Penyakit Jantung


Media Pembaharuan Bantaeng,- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof DR H Anwar Makkatutu Bantaeng, satu-satunya RS di luar Makassar miliki dokter spesialis jantung. Hal itu dikatakan, Direktur RSUD Bantaeng, Dr Sultan,M.Kes kepada Wartawan, baru-baru ini. Mengantisipasi kebutuhan, RSU Bantaeng segera dilengkapi Ruang Perawatan Khusus Kardiologi(RPK). ''Dalam waktu dekat, alat-alatnya tiba dan sudah disiapkan tujuh tempat tidur. Ruangan dilengkapi AC.
Dokter spesialisnya, Dokter Almudaih didampingi satu dokter umum yang sudah lulus Advance Trauma Cardiac Life Support (ATCLS), ujarnya. Penunjang lain, dilengkapi 12 tenaga perawat yang telah lulus Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) atau lulus tentang masalah keperawatan jantung. Dr Sultan M.Kes menambhkan, RPK bertujuan, mengantisipasi selesainya Rumah Sakit baru bertaraf internasional. Diharapkan, kelak mampu mengantisipasi perawatan intensif care coroneri unit (ICCU)atau perawatan khusus jantung.
RSUD Siapkan RPK Penyakit Jantung
Bupati Bantaeng
Terkait itu, Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah,menyarankan segera dibentuk dewan khusus untuk tenaga-tenaga SDM mengantisipasi operasional Rumah Sakit bertaraf internasional. Lanjut, sejak 1 Desember 2014, kita sudah mulai merawat pasien. Tiga pasien yang bisa kita rawat pemeriksaan khusus jantung dan ada perawatan khususnya, kata Dr.Sultan, Mkes. Pasien-pasien rujukan dari selatan-selatan seperti Jeneponto,Bulukumba,Sinjai ,Selayar dan Bone yang dekat dari Sinjai. Jika mereka dirujuk ke Bantaeng tetap akan kita layani, ungkap Sultan. (ABS).

Senin, 08 Desember 2014

Hari Jadi Bantaeng ke-760 Bupati Bantaeng mengungkapkan, sebuah hari yang sangat bersejarah

Media Pembaharuan Bantaeng,- Hari Jadi Bantaeng ke-760 yang diperingati Minggu (7/12) berlangsung sederhana di Gedung Balai Kartini, Bupati Bantaeng Prof.DR.Ir.H.M.Nurdin Abdullah,M.Agr, mengungkapkan, hari ini merupakan sebuah hari yang sangat bersejarah karena berusia 760. Sebuah perjalanan panjang untuk bangkit dengan memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki.Kita semua yang hadir menjadi saksi sejarah, Bantaeng dengan pasang surut dinamika perkembangannya secara perlahan berakselerasi untuk maju dan berkembang guna mengembalikan kejayaan yang pernah dicapai pada masa lalu
Photo Bupati Bantaeng
Oleh karena itu mengawali momentum strategis ini kami ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sangat mendalam terkhusus kepada Gubernur Sulsel. HUT kali ini sengaja sederhana, karena baru tahun ini juga kami baru menjadi tuan rumah PORDA dan sukses. Meski sederhana tapi beberapa rangkaian kegiatan yang telah kita lakukan,memberikan kesan yang sangat luar biasa terhadap kesiapan yang kita lakukan. Termasuk lomba menghias isteri dan menggendong istri dan ini yang membuat para istri bahagia,ungkap Nurdin Abdullah. Kerjasama tim adalah modal,serta menjaga silaturahim adalah kekompakan yang perlu dijaga karena adalah pondasi yang sangat dibutuhkan oleh daerah, harapnya.
Nurdin Abdullah juga melaporkan, Bantaeng wilayah kecil penduduknya juga tidak besar sehingga anggaran belanja modal Bantaeng juga kecil. Akibatnya, memeras otak.membangun kerjasama kemana-mana bahkan beberapa fasilitas yang dibutuhkan masyarakat, kita terpaksa harus keluar meminta dan memohon. Mungkin ini hasil dari mulung tetapi mulung yang professional, ternyata hasil mulung kita bisa hadirkan pelayanan, yang dampaknya bisa menurunkan angka kematian, tandasnya. HUT kemarin dihadiri Mantan Bupati Bantaeng,Bupati Jeneponto,Asisten lll Prov Sulsel,anggota DPRD Provinsi Sul-Sel,Ketua DPRD Bantaeng, SKPD, unsur Muspida, tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan tokoh pers.
Disamping itu Pemerintah Kabupaten Bantaeng memberikan penghargaan kepada para tokoh yang berperan dalam pembangunan Bantaeng. Prosesi ini ditandai dengan penyematan peniti emas yang diserahkan langsung oleh Bapak Bupati Bantaeng Prof.DR.Ir.H.M.Nurdin Abdullah M.Agr, pada perayaan " Hari Jadi Bantaeng Ke -760 " . Ahad, 07/12/2014 di Balai Kartini Bantaeng. Diantara tokoh yang dinugerahi adalah Bidang Pendidikan, Zainal Abidin Mantan Kepsek SPGN Bantaeng, Bidang Sejarah, Karaeng Latippa, Bidang Kesehatan, Anis Anwar Makatutu, Bidang Pembangunan Hj.A.Sugiarti Mangun Karim, Bidang Pemerintahan, Prof.Syamsu Alam, SKPD Berprestasi,Sekda Kab Bantaeng, H.Abd.Gani dan Camat Berprestasi, A.Mappatoba Camat Bantaeng. (ABS).
Photo Sekda Bantaeng
Photo Camat Bantaeng

Bantaeng Sebagai Tujuan Investasi Terkemuka di Sulawesi Selatan


Media Pembaharuan Bantaeng,- “Dengan Hari jadi Bantaeng ke-760 menjadi Momentum Penguatan Budaya Masyarakat Menuju Bantaeng Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Bagian Selatan Sulawesi selatan.” Tema ini tentunya  sejalan dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng yakni “Pusat Pertumbuhan Ekonomi di Bagian Selatan Sulawesi selatanTahun 2018.
Dengan tema ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan komitmen bersama untuk menjadikan Kabupaten Bantaeng sebagai tujuan investasi yang terkemuka di Sulawesi Selatan  khususnya dan Indonesia  umumnya untuk kehidupan yang lebuh sejahtera.
Photo Asissten III Kesra Propinsi Drs.Mappagio
Demikian sambutan Gubernur Sulawesi Selatan, DR. H. Syahrul yasin Limpo, SH., M. Si., MH, yang dibacakan Asisten III Bidang Kesra Sekretariat daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. Mappagio, pada hari jadi kabupaten Bantaeng, Minggu, 8 Desember 2014, di Balai Kartini Bantaeng.
 Kepada seluruh masyarakat Bantaeng, agar terus memacu akselerasi pembangunan diberbagai sektor  kehidupan untuk mewujudkan  tatanan yang lebih baik . Hari jadi Bantaeng adalah merupakan suatu momentum  yang dapat dijadikan sebagai pencerminan tekad bersama  dalam upaya meningkatkan kebersamaan, lanjutnya  
Syahrul mengharapkan agar bupati dan wakil bupati beserta jajarannya dalam melaksanakan tugasnya memperhatikan hal-hal sebagai berikut : pertama, memprioritaskan penanggulangan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan, tingkatkann kesempatan kerja, investasi dan ekspor, tingkatkan aksebilitasb dan kualitas pendidikan, kedua ; terus menjalin hubungan kerja yang harmonis dengan DPRD dalam rangka mengembangkan kebijakandaerah yang dapat membawa peningkatan dan kemajuan daerah.

Sumber Berita: www.sulselprov.go.id
http://sulselprov.go.id/berita-bantaeng-sebagai-tujuan-investasi-terkemuka-di-sulawesi-selatan.html#ixzz3M3ACCZI1

Minggu, 07 Desember 2014

Diduga Malpraktek di RSUD, Pemkab Bantaeng adakan Investigasi


Media Pembaharuan Bantaeng,- Pemerintah Kabupaten Bantaeng segera turun tangan melakukan investigasi dugaan malpraktik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Anwar Makkatutu.
Dugaan malpraktek ini terungkap setelah M Bakri HD melaporkan hal itu ke Polres Bantaeng, Rabu 12 November 2014.
Menurut mantan Anggota DPRD Bantaeng ini, istrinya Hj Arfa Bakri meninggal sebelum dioperasi pihak dokter RSUD.

Pemkab Bantaeng investigasi dugaan malapraktik di RSUD

BANTAENG  - Pemerintah Kabupaten Bantaeng segera turun tangan melakukan investigasi dugaan malapraktik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Anwar Makkatutu. Dugaan malapraktik ini terungkap setelah M Bakri HD melaporkan hal itu ke Polres Bantaeng, Rabu 12 November 2014.

Menurut mantan Anggota DPRD Bantaeng ini, istrinya Hj Arfa Bakri meninggal sebelum dioperasi pihak dokter RSUD. Pihak keluarga menduga korban meninggal karena kelebihan obat bius sebelum operasi benjolan di pelipis kanan.

"Kami segera membentuk tim Investigasi terkait kasus ini. Kemudian mencocokkan hasil penyelidikan pihak kepolisian,"kata Abdul Gani, sekretaris daerah (Setda) Kabupaten Bantaeng kepada BeritaBulukumba.COM, Rabu (12/10).
Photo Sekda Bantaeng
Pihak keluarga menduga korban meninggal karena kelebihan obat bius sebelum operasi benjolan di pelipis kanan.
"Kami segera membentuk tim Investigasi terkait kasus ini. Kemudian mencocokkan hasil penyelidikan pihak kepolisian,"kata Abdul Gani, sekretaris daerah (Setda) Kabupaten Bantaeng kepada , Wartawan.Rabu (12/10). (ABS).

Sabtu, 06 Desember 2014

Hari Jadi Bantaeng Ke 760

Media Pembaharuan Bantaeng,- Dengan Hari Jadi Bantaeng Ke 760 Menjadi Momentum Penguatan Budaya Masyarakat Menuju Bantaeng Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Bagian Selatan, Sulawesi Selatan......
Foto: Dengan Hari Jadi Bantaeng Ke 760 Menjadi Momentum Penguatan Budaya Masyarakat Menuju Bantaeng Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Bagian Selatan, Sulawesi Selatan......
Dengan Hari Jadi Bantaeng Ke 760 Menjadi Momentum Penguatan Budaya Masyarakat Menuju Bantaeng Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Bagian Selatan, Sulawesi Selatan.....
Photo Humas Bantaeng