Tampilkan postingan dengan label papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label papua. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Desember 2014

Lima Warga Tewas Ditembak, Papua Mencekam

PAINAI, PAPUA MENCEKAM, LIMA WARGA TEWAS DITEMBAK 
Situasi Kabupaten Painai, Papua, tepatnya di Enarotali, mencekam. Ratusan warga berkumpul dengan membawa lima jenazah korban penembakan yang diduga dilakukan aparat gabungan TNI-Polri. Titik kumpul warga hanya sekitar 100 meter dari kantor polsek dan Koramil Enarotali.

Ketua Adat Paniai John NR Gobai mengatakan, ratusan warga hingga malam ini masih bertahan di Lapangan Karel Gobai untuk meminta pertanggungjawaban aparat keamanan atas tewasnya rekan mereka. "Massa masih berada di lapangan bersama lima jenazah yang tewas. Mereka ingin meminta pertanggungjawaban aparat, kenapa mereka menembaki warga sipil tak berdosa," ucap Gobai. 

Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Yotje Mende, membenarkan peristiwa penembakan itu. "Tapi penembakan dipicu adanya penyerangan terhadap Polsek Kota Enarotali, anggota hanya melakukan upaya pengamanan," ujarnya. Mengenai kronologi lengkapnya, siapa yang jadi korban dan pelaku, masih menunggu informasi lengkap dari Paniai.

Sebelumnya, aparat gabungan tim khusus Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian menembaki warga Paniai, Papua, sekira pukul 10.00 WIT, Senin, (8/12). Lima warga tewas, empat orang kritis, dan 22 orang mengalami luka. Penembakan terjadi saat aparat berupaya membubarkan konsentrasi massa di Lapangan Karel Gobai Enarotali, ibu kota Paniai. (KF-Vey/metrotv/vivanews.co.id/)Media Pembaharuan Papua,- Situasi Kabupaten Painai, Papua, tepatnya di Enarotali, mencekam. Ratusan warga berkumpul dengan membawa lima jenazah korban penembakan yang diduga dilakukan aparat gabungan TNI-Polri. Titik kumpul warga hanya sekitar 100 meter dari kantor polsek dan Koramil Enarotali.
Ketua Adat Paniai John NR Gobai mengatakan, ratusan warga hingga malam ini masih bertahan di Lapangan Karel Gobai untuk meminta pertanggungjawaban aparat keamanan atas tewasnya rekan mereka. "Massa masih berada di lapangan bersama lima jenazah yang tewas. Mereka ingin meminta pertanggungjawaban aparat, kenapa mereka menembaki warga sipil tak berdosa," ucap Gobai.
Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Yotje Mende, membenarkan peristiwa penembakan itu. "Tapi penembakan dipicu adanya penyerangan terhadap Polsek Kota Enarotali, anggota hanya melakukan upaya pengamanan," ujarnya. Mengenai kronologi lengkapnya, siapa yang jadi korban dan pelaku, masih menunggu informasi lengkap dari Paniai.
Sebelumnya, aparat gabungan tim khusus Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian menembaki warga Paniai, Papua, sekira pukul 10.00 WIT, Senin, (8/12). Lima warga tewas, empat orang kritis, dan 22 orang mengalami luka. Penembakan terjadi saat aparat berupaya membubarkan konsentrasi massa di Lapangan Karel Gobai Enarotali, ibu kota Paniai. (ABS).

Rabu, 03 Desember 2014

Gedung Pusat Informasi & Pelayanan Publik di BBPJN X Papua & Papua Barat

Media Pembaharuan Jakarta,- Dalam rangka meningkatkan layanan informasi terkait dengan Keterbukaan Informasi Publik, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) X Provinsi Papua dan Papua Barat sekarang memiliki Gedung Pusat Informasi dan Pelayanan Publik (PPIP) yang diresmikan bertepatan dengan Hari Bhakti PU ke-69 tanggal 3 Desember 2014 di Kompleks BBPJN X, Tanah Hitam – Abepura.

Pengguntingan pita dilakukan oleh Ibu Lina Thomas Aden selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional X didampingi oleh Kepala BBPJN X Thomas Setiabudi Aden dan dan Kepala Dinas PU Provinsi Papua Mikael Kambuaya.

Telah Diresmikan Gedung Pusat Informasi & Pelayanan Publik di BBPJN X Papua & Papua Barat
Kamis , 4 Des 2014      

Dalam rangka meningkatkan layanan informasi terkait dengan Keterbukaan Informasi Publik, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) X Provinsi Papua dan Papua Barat sekarang memiliki Gedung Pusat Informasi dan Pelayanan Publik (PPIP) yang diresmikan bertepatan dengan Hari Bhakti PU ke-69 tanggal 3 Desember 2014 di Kompleks BBPJN X, Tanah Hitam – Abepura.

 

Pengguntingan pita dilakukan oleh Ibu Lina Thomas Aden selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional X didampingi oleh Kepala BBPJN X Thomas Setiabudi Aden dan dan Kepala Dinas PU Provinsi Papua Mikael Kambuaya.

 

“Dengan adanya gedung PPIP, BBPJN X menjadi lebih terbuka terhada masyarakat, dan publik akan lebih mudah mendapatkan informasi mengenai penanganan jalan dan jembatan di Papua dan papua Barat,” tutur Thomas dalam sambutannya.
Acara peresmian dihadiri oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Provinsi Papua, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Papua, Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Papua, Komisi Pelayanan Publik (KPP) Provinsi Papua, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua, Asosiasi Radio Amatir Indonesia (ASRI) Provinsi Papua, Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATLI), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Provinsi Papua, Kepala Balai Wilayah Suangai Provinsi Papua, Kepala Balai Konstruksi Wilayah V, Kepala Balai Diklat Wilayah IX dan staf Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional X.
Dalam acara ini dilakukan pemotongan tumpeng oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional X yang diserahkan kepada Bapak Abdul Munib selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua. Acara juga dimeriahkan dengan tarian Yosim Pancar yang merupakan tarian tradisional Papua. “Dengan adanya gedung PPIP, BBPJN X menjadi lebih terbuka terhada masyarakat, dan publik akan lebih mudah mendapatkan informasi mengenai penanganan jalan dan jembatan di Papua dan papua Barat,” tutur Thomas dalam sambutannya.
Acara peresmian dihadiri oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Provinsi Papua, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Papua, Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Papua, Komisi Pelayanan Publik (KPP) Provinsi Papua, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua, Asosiasi Radio Amatir Indonesia (ASRI) Provinsi Papua, Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATLI), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Provinsi Papua, Kepala Balai Wilayah Suangai Provinsi Papua, Kepala Balai Konstruksi Wilayah V, Kepala Balai Diklat Wilayah IX dan staf Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional X.
Dalam acara ini dilakukan pemotongan tumpeng oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional X yang diserahkan kepada Bapak Abdul Munib selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua. Acara juga dimeriahkan dengan tarian Yosim Pancar yang merupakan tarian tradisional Papua.