Tampilkan postingan dengan label walikota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label walikota. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Januari 2015

Danny Pomanto Instruksikan Dinas PU Untuk Optimalkan Drainase

Rabu, 14 Januari 2015
Danny Pomanto Instruksikan Dinas PU Untuk Optimalkan Drainase

    Makassar, – Pemerintah Kota Makassar dibawah kendali Wali Kota Moh Ramdhan ‘Danny ‘ Pomanto dan Wakil Wali Kota Syamsu Rizal, MI terus memaksimalkan upaya penyelesaian masalah besar yang dihadapi kota Makassar yakni sampah, banjir dan macet. Selama delapan bulan masa pemerintahannya, pasangan ini mulai memperlihatkan kemampuan menanggulangi penderitaan warga karena genangan air, akibat curah hujan yang tinggi.

   “Satgas Banjir, mampu kurangi genangan air pada hujan baru-baru ini,” kata Danny Pomanto seperti yang disampaikan Kabag Humas Pemkot Tenri A. Palallo mengapresiasi kecepatan kerja satgas genangan kecamatan dan Dinas PU Kota Makassar, diruang kerjanya, Selasa (13/1/2015).

   Menurut Danny gerakan cepat atasi genangan, salah satu dari implementasi pelayanan publik. Tahun ini, kembali Dinas PU diinstruksikan untuk optimal mengurus drainase, agar manfaat yang dirasa saat ini, akan lebih terasa pada tahun berikutnya. Kerja pada satgas ini disebut Danny sebagai kerja pengabdian, karena di saat masyarakat berlindung saat hujan, mereka justru bergelut dengan air, mengurus selokan yang tersumbat timbunan sampah.

Tentang perintah Wali Kota, Dinas PU bersama jajarannya siap melaksanakan, dan kerja cepat.

“ Tim kami kerja maksimal, karena ini instruksi Wali Kota,” kata Kadis Pekerjaan Umum, Anshar saat dihubungi ditempat terpisah.

Untuk kelanjutan dari pekerjaan ini, PU berdasarkan system perencanaan kota, maka tahun anggaran 30 miliar untuk pembangunan drainase dengan empat belas titik, diantaranya Jl. Cokroaminoto Pasar Sentral, Gatot Subroto, Cokonuri, dan lokasi genangan jalan Nusantara dan sekitarnya.

Ada enam dari 14 titik merupakan lanjutan dari pembangunan sebelumnya. Karena tahun lalu dianggarakan, dilanjutkan pada tahun itu. Salah satunya drainase di Jl. Syech Yusuf, dan Abd Dg Sirua. (ABS).Media Pembaharuan Makassar, – Pemerintah Kota Makassar dibawah kendali Wali Kota Moh Ramdhan ‘Danny ‘ Pomanto dan Wakil Wali Kota Syamsu Rizal, MI terus memaksimalkan upaya penyelesaian masalah besar yang dihadapi kota Makassar yakni sampah, banjir dan macet. Selama delapan bulan masa pemerintahannya, pasangan ini mulai memperlihatkan kemampuan menanggulangi penderitaan warga karena genangan air, akibat curah hujan yang tinggi.
“Satgas Banjir, mampu kurangi genangan air pada hujan baru-baru ini,” kata Danny Pomanto seperti yang disampaikan Kabag Humas Pemkot Tenri A. Palallo mengapresiasi kecepatan kerja satgas genangan kecamatan dan Dinas PU Kota Makassar, diruang kerjanya, Selasa (13/1/2015).
Menurut Danny gerakan cepat atasi genangan, salah satu dari implementasi pelayanan publik. Tahun ini, kembali Dinas PU diinstruksikan untuk optimal mengurus drainase, agar manfaat yang dirasa saat ini, akan lebih terasa pada tahun berikutnya. Kerja pada satgas ini disebut Danny sebagai kerja pengabdian, karena di saat masyarakat berlindung saat hujan, mereka justru bergelut dengan air, mengurus selokan yang tersumbat timbunan sampah.
Tentang perintah Wali Kota, Dinas PU bersama jajarannya siap melaksanakan, dan kerja cepat.
“ Tim kami kerja maksimal, karena ini instruksi Wali Kota,” kata Kadis Pekerjaan Umum, Anshar saat dihubungi ditempat terpisah.
Untuk kelanjutan dari pekerjaan ini, PU berdasarkan system perencanaan kota, maka tahun anggaran 30 miliar untuk pembangunan drainase dengan empat belas titik, diantaranya Jl. Cokroaminoto Pasar Sentral, Gatot Subroto, Cokonuri, dan lokasi genangan jalan Nusantara dan sekitarnya.
Ada enam dari 14 titik merupakan lanjutan dari pembangunan sebelumnya. Karena tahun lalu dianggarakan, dilanjutkan pada tahun itu. Salah satunya drainase di Jl. Syech Yusuf, dan Abd Dg Sirua. (ABS).

Senin, 12 Januari 2015

Kata Walikota, Sama saja "BUNUH DIRI" Jika Permainkan Tes Lelang Jabatan

Senin, 12 januari 2015
Kata Walikota, Sama saja "BUNUH DIRI"
Jika Permainkan Tes Lelang Jabatan

Makassar, -- Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengakui bahwa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang tidak mengikuti semua tahapan lelang jabatan serta melakukan permainan kepada Tim Seleksi (Timsel) dianggap 'bunuh diri'. Danny mengungkapkan hal tersebut saat ditanyakan adanya peserta lelang yang mencoba melakukan permainan dalam tes. "Jika ada peserta lelang yang mencoba mengelabui Timsel, itu sama saja dengan 'bunuh diri'," ujar Danny, kemarin.

Berdasarkan bocoran informasi dari Timsel, ada beberapa peserta lelang mencoba mengelabui Timsel. "Ada kepala SKPD ikut tes untuk tiga posisi. Dua tes yang diikuti seakan-akan tidak mengetahui dan tidak menjawab, sementara SKPD yang diinginkan lancar menjawab," kata salah satu anggota Timsel yang tidak ingin namanya dikorankan. Sebelumnya, beberapa pejabat dalam lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang menjadi peserta lelang jabatan membantah jika mereka tidak patuh terhadap aturan. Diantaranya, Kepala Dinas Tenaga Kerja, A Bukti Djufri dan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan sipil, Evi Aprialty.

Bukti mengaku, dia mengikuti semua tahapan yang ditetapkan dalam lelang jabatan ini. "Semua tahapan saya ikut, tesnya, wawancaranya, saya daftar, absen dan penguji mempersilahkan saya," ujar Bukti kemarin. Meski ada tes yang sebentar, katanya, namun itu semua sesuai dengan tahapan lelang jabatan. Sementara, Sekretaris Dinas Dukcapil, Evi Aprialty mengungkapkan, ketidakhadirannya pada tes wawancara untuk jabatan disebabkan alasan kesehatan, bukan karena alasannya lainnya. "Waktu itu maag saya kambuh lantaran terlambat makan dan sakitnya naik ke kepala, saya juga migran karena tekanan darah yang kurang," ujarnya. (ABS).Media Pembaharuan Makassar, - Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengakui bahwa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang tidak mengikuti semua tahapan lelang jabatan serta melakukan permainan kepada Tim Seleksi (Timsel) dianggap 'bunuh diri'. Danny mengungkapkan hal tersebut saat ditanyakan adanya peserta lelang yang mencoba melakukan permainan dalam tes. "Jika ada peserta lelang yang mencoba mengelabui Timsel, itu sama saja dengan 'bunuh diri'," ujar Danny, kemarin.
Berdasarkan bocoran informasi dari Timsel, ada beberapa peserta lelang mencoba mengelabui Timsel. "Ada kepala SKPD ikut tes untuk tiga posisi. Dua tes yang diikuti seakan-akan tidak mengetahui dan tidak menjawab, sementara SKPD yang diinginkan lancar menjawab," kata salah satu anggota Timsel yang tidak ingin namanya dikorankan. Sebelumnya, beberapa pejabat dalam lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang menjadi peserta lelang jabatan membantah jika mereka tidak patuh terhadap aturan. Diantaranya, Kepala Dinas Tenaga Kerja, A Bukti Djufri dan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan sipil, Evi Aprialty.
Bukti mengaku, dia mengikuti semua tahapan yang ditetapkan dalam lelang jabatan ini. "Semua tahapan saya ikut, tesnya, wawancaranya, saya daftar, absen dan penguji mempersilahkan saya," ujar Bukti kemarin. Meski ada tes yang sebentar, katanya, namun itu semua sesuai dengan tahapan lelang jabatan. Sementara, Sekretaris Dinas Dukcapil, Evi Aprialty mengungkapkan, ketidakhadirannya pada tes wawancara untuk jabatan disebabkan alasan kesehatan, bukan karena alasannya lainnya. "Waktu itu maag saya kambuh lantaran terlambat makan dan sakitnya naik ke kepala, saya juga migran karena tekanan darah yang kurang," ujarnya. (ABS).

Minggu, 11 Januari 2015

Walikota Makassar Naik Ojek Hadiri Maulid Nabi Muhammad.

Media Pembaharuan Makassar, – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto naik ojek motor menuju lokasi perayaan maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang diselenggarakan Keluarga Besar Tharekat Khalwatiyah Zamman Sulsel di Dusun Pettene, Kec. Marusu, Kab. Maros, Minggu (11/1/2015).
Minggu, 11 Januari 2015
Walikota Makassar Naik Ojek Hadiri Maulid Nabi Muhammad.

Makassar, – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto naik ojek motor menuju lokasi perayaan maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang diselenggarakan Keluarga Besar Tharekat Khalwatiyah Zamman Sulsel di Dusun Pettene, Kec. Marusu, Kab. Maros, Minggu (11/1/2015).

Banyaknya jamaah Tharekat Khalwatiyah Zamman dari seluruh kabupaten/kota se Indonesia yang menghadiri maulid, membuat jalan masuk kelokasi padat.

Danny pun memilih naik ojek untuk hadir ketengah-tengah ribuan jamaah Tharekat Khalwatiyah Zamman yang selalu hadir setiap tahunnya.

Perayaan maulid kali ini juga bertepatan Khaul Gaus Syekh H. Muhammad Saleh (Puang Lompo).

Turut hadir diacara ini, Dr. Ir. Andi Zainal Abidin Dulung, Dirjen Perlindungn Jaminan Sosial (Kemensos RI), Kakanwil, Kakandep Maros.

Bahkan hadir pula jamaah Tharekat Khalwatiyah Zamman dari Malaysia dan Brunai Darussalam. (ABS). Banyaknya jamaah Tharekat Khalwatiyah Zamman dari seluruh kabupaten/kota se Indonesia yang menghadiri maulid, membuat jalan masuk kelokasi padat.
Danny pun memilih naik ojek untuk hadir ketengah-tengah ribuan jamaah Tharekat Khalwatiyah Zamman yang selalu hadir setiap tahunnya.
Perayaan maulid kali ini juga bertepatan Khaul Gaus Syekh H. Muhammad Saleh (Puang Lompo).
Turut hadir diacara ini, Dr. Ir. Andi Zainal Abidin Dulung, Dirjen Perlindungn Jaminan Sosial (Kemensos RI), Kakanwil, Kakandep Maros.
Bahkan hadir pula jamaah Tharekat Khalwatiyah Zamman dari Malaysia dan Brunai Darussalam. (ABS).