Jumat, 02 Januari 2015

Ahok: Kalau 2017 Ada yang Lebih Baik, Jangan Pilih Saya!

Foto MEDIA Pembaharuan.
Media Pembaharuan Jakarta,- Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dirotasi. Perombakan pejabat besar-besaran itu dilakukan untuk menemukan individu terbaik guna menjalankan program-program yang ada. "Intinya itu kita ingin dapatkan yang terbaik dari yang terbaik. Jadi tidak ada lagi kalau sudah eselon II itu aman. Padahal stafnya nunggu dia pensiun baru bisa naik. Nah yang kerja setengah mati itu stafnya," ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/1/2015).
Saat staf tersebut lebih baik dari pada kinerja kepala dinas, Ahok pun tak segan mempromosikannya menjadi kepala dinas. "Dan kita juga harus belajar ikhlas kalau ada yang lebih baik dari kita ya jangan ngoyo. Saya selalu bilang kalau nanti 2017 ada yang lebih daripada saya, jangan pilih saya dong orang DKI. Kalau kamu pilih saya kan rugi. Itu yang mau kita lakukan," tegasnya.

Ahok menegaskan, nantinya dia akan melakukan evaluasi setiap tiga bulan kepada pejabat-pejabat yang baru dan juga seluruh PNS di lingkungan pemprov DKI Jakarta. "Mulai hari ini kita latih PNS DKI sebuah sistem yang baru," terangnya.
Seorang staf, kata Ahok, tak perlu takut melaporkannya padanya saat atasannya tidak baik. "Enggak boleh diam. Tidak ada batas waktu. Mungkin tiap tiga bulan ada pelantikan-pelantikan, ganti yang kerjanya enggak benar," imbuhnya. (A.Ambarala). 


Foto MEDIA Pembaharuan.


Pemprov DKI Jakarta Menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Melakukan Tes Urine Kepada Pejabat Struktural.

Jum'at, 2 Januari 2015 - 12:10 wib
Pemprov DKI Jakarta Menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Melakukan Tes Urine Kepada Pejabat Struktural.
 

Media Pembaharuan Jakarta,- Pemprov DKI Jakarta menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan tes urine kepada seluruh pejabat struktural dari eselon II, III dan IV di lapangan Monumen Nasional, usai acara pelantikan ribuan pejabat.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta semua pejabat tidak keluar lapangan monas setelah acara pelantikan selesai.
Tes tersebut dilakukan untuk mengetahui siapa saja pejabat eselon yang menggunakan narkoba dan mengonsumsi minuman keras. 
"Saya harap tidak ada yang keluar Monas. Saya mau adakan tes narkoba kepada bapak dan ibu karena di DKI narkoba sudah keterlaluan," kata Ahok, Jumat (2/1/2015).

Ahok mengatakan, pejabat eselon pemprov harus memberikan contoh yang baik terhadap seluruh bawahannya. "Bakal kelihatan orang yang pakai narkoba. Enggak mungkin saya pakai sapu kotor untuk bersihkan lantai kotor," ujarnya.

Namun, mantan Bupati Belitung Timur itu masih memberikan toleransi kepada pegawainya yang merokok, asal jangan merokok di dalam ruangan. Meski demikian Ahok tidak menyediakan ruangan merokok.
"Saya temukan banyak yang masih merokok di dalam ruangan di kantor camat," katanya.

Ditegaskan Ahok, dirinya tidak akan memberi toleransi kepada pegawainya yang masih suka mengonsumsi minuman keras. Jika masih ada pegawainya yang suka melakukan itu Ahok tidak segan untuk memecatnya. (A.Ambarala).Media Pembaharuan Jakarta,- Pemprov DKI Jakarta menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan tes urine kepada seluruh pejabat struktural dari eselon II, III dan IV di lapangan Monumen Nasional, usai acara pelantikan ribuan pejabat.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta semua pejabat tidak keluar lapangan monas setelah acara pelantikan selesai.
Tes tersebut dilakukan untuk mengetahui siapa saja pejabat eselon yang menggunakan narkoba dan mengonsumsi minuman keras.
"Saya harap tidak ada yang keluar Monas. Saya mau adakan tes narkoba kepada bapak dan ibu karena di DKI narkoba sudah keterlaluan," kata Ahok, Jumat (2/1/2015).
Ahok mengatakan, pejabat eselon pemprov harus memberikan contoh yang baik terhadap seluruh bawahannya. "Bakal kelihatan orang yang pakai narkoba. Enggak mungkin saya pakai sapu kotor untuk bersihkan lantai kotor," ujarnya.
Namun, mantan Bupati Belitung Timur itu masih memberikan toleransi kepada pegawainya yang merokok, asal jangan merokok di dalam ruangan. Meski demikian Ahok tidak menyediakan ruangan merokok.
"Saya temukan banyak yang masih merokok di dalam ruangan di kantor camat," katanya.
Ditegaskan Ahok, dirinya tidak akan memberi toleransi kepada pegawainya yang masih suka mengonsumsi minuman keras. Jika masih ada pegawainya yang suka melakukan itu Ahok tidak segan untuk memecatnya. (A.Ambarala).

Gubernur Launching Gerai Samsat Melihat Pelayanan di Kantor Camat Biringkanaya

Hari Ini, Gubernur Launching Gerai Samsat
Melihat Pelayanan di Kantor Camat Biringkanaya

Media Pembaharuan,- Hari ini, Gubernur Sulsel, H. Syahrul Yasin Limpo akan melaunching gerai Samsat 14 kecamatan di Kota Makassar yang dilakukan di Kantor Kecamatan Biringkanaya. "Insya Allah, hari ini Jumat (2/1), Pak Gubernur yang langsung melaunching gerai Samsat di Biringkanaya," kata Camat Biringkanaya, Andi Syahrum Makkuradde, kemarin. Berdasarkan pemantauan, di kantor Kecamatan Biringkanaya dalam sepekan ini, beberapa persiapan telah dilakukan oleh panitia dan aparat kecamatan setempat. Mulai dari pembenahan ruangan/kantor, pemasangan dan penempatan sarana dan fasilitas hingga persiapan seremoni peluncuran gerai Samsat.

Hingga Kamis (1/1) kemarin. "Jauh sebelumnya kami sudah melakukan persiapan. Semua apa yang dibutuhkan pada kegiatan ini kita sudah siapkan. Insya Allah besok, (hari ini red) launching gerasi Samsat berjalan baik sesuai rencana," kata Andi Sayhrum. Menurut Syahrum, pembukaan gerai samsat ini guna memberikan bantuan kepada masyarakat yang lokasi tempat tinggalnya jauh di wilayah perkotaan. "Jadi tujuannya adalah untuk memudahkan warga mendapatkan pelayanan samsat. Warga Biringkanaya tidak perlu lagi repot-repot ke samsat pusat, karena beberapa pelayanan samsat bisa dilakukan di kantor kecamatan," ujarnya.

Syahrum menjelaskan, pelayanan samsat di kecamatan mirip dengan samsat keliling, yakni melayani perpanjangan STNK berserta denda dan pembayaran link. "Ini mirip samsat keliling. Kecuali pergantian pelat, itu harus ke Samsat yang ada di Jl Mappanyukki dan Pettarani," pungkasnya. Dengan adanya gerai di Kantor Kecamatan ini, lanjut Syahrum sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat pemakai kendaraan bermotor dalam bidang registrasi dan identifikasi dan pembayaran pajak kendaraan. Beberapa warga Biringkanaya mengaku sangat terbantu dengan dibukanya gerai Samsat di kantor kecamatan, karena relatif dekat dengan tempat tinggalnya. "Kami sangat terbantu dengan adanya gerai samsat di kantor kecamatan. Aapalagi kami yang tinggal di daerah Biringkanaya, lokasinya jauh jika kita pergi mengurus di kantor samsat Mappanyukki," kata Cakra (49) salah satu warga Biringkanaya. (Abs).Media Pembaharuan Makassar,- Hari ini, Gubernur Sulsel, H. Syahrul Yasin Limpo akan melaunching gerai Samsat 14 kecamatan di Kota Makassar yang dilakukan di Kantor Kecamatan Biringkanaya. "Insya Allah, hari ini Jumat (2/1), Pak Gubernur yang langsung melaunching gerai Samsat di Biringkanaya," kata Camat Biringkanaya, Andi Syahrum Makkuradde, kemarin. Berdasarkan pemantauan, di kantor Kecamatan Biringkanaya dalam sepekan ini, beberapa persiapan telah dilakukan oleh panitia dan aparat kecamatan setempat. Mulai dari pembenahan ruangan/kantor, pemasangan dan penempatan sarana dan fasilitas hingga persiapan seremoni peluncuran gerai Samsat.
Hingga Kamis (1/1) kemarin. "Jauh sebelumnya kami sudah melakukan persiapan. Semua apa yang dibutuhkan pada kegiatan ini kita sudah siapkan. Insya Allah besok, (hari ini red) launching gerasi Samsat berjalan baik sesuai rencana," kata Andi Sayhrum. Menurut Syahrum, pembukaan gerai samsat ini guna memberikan bantuan kepada masyarakat yang lokasi tempat tinggalnya jauh di wilayah perkotaan. "Jadi tujuannya adalah untuk memudahkan warga mendapatkan pelayanan samsat. Warga Biringkanaya tidak perlu lagi repot-repot ke samsat pusat, karena beberapa pelayanan samsat bisa dilakukan di kantor kecamatan," ujarnya.
Syahrum menjelaskan, pelayanan samsat di kecamatan mirip dengan samsat keliling, yakni melayani perpanjangan STNK berserta denda dan pembayaran link. "Ini mirip samsat keliling. Kecuali pergantian pelat, itu harus ke Samsat yang ada di Jl Mappanyukki dan Pettarani," pungkasnya. Dengan adanya gerai di Kantor Kecamatan ini, lanjut Syahrum sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat pemakai kendaraan bermotor dalam bidang registrasi dan identifikasi dan pembayaran pajak kendaraan. Beberapa warga Biringkanaya mengaku sangat terbantu dengan dibukanya gerai Samsat di kantor kecamatan, karena relatif dekat dengan tempat tinggalnya. "Kami sangat terbantu dengan adanya gerai samsat di kantor kecamatan. Aapalagi kami yang tinggal di daerah Biringkanaya, lokasinya jauh jika kita pergi mengurus di kantor samsat Mappanyukki," kata Cakra (49) salah satu warga Biringkanaya. (Abs).

Kapolres Pelabuhan Makassar Kedepankan Kemitraan Kepada Masyarakat.

Makassar,- Aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tugas utamanya adalah sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat. Tugas pokok Polri bisa berjalan jika diterapkan dengan program khusus yakni mengedepankan kemitraan kepada masyarakat. Seperti diterapkan Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Wisnhu Buddhaya, SH, SIK.
Jum'at, 02 Januari 2015
Kapolres Pelabuhan Makassar Kedepankan Kemitraan Kepada Masyarakat.

Makassar,- Aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tugas utamanya adalah sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat. Tugas pokok Polri bisa berjalan jika diterapkan dengan program khusus yakni mengedepankan kemitraan kepada masyarakat. Seperti diterapkan Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Wisnhu Buddhaya, SH, SIK.

Salah satu program diterapkan Kapolres Pelabuhan yakni mengedepankan kemitraan kepada masyarakat. Hal tersebut bertujuan agar masyarakat khususnya mereka berada wilayah Kepolisian Resort (Polres) Pelabuhan Makassar merasa dilindungi, diayomi dan dilayani. Menurut Wisnhu Buddhaya, langkah tersebut dilakukan merupakan salah satu bentuk menindaklanjuti 10 program unggulan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Anton Setiadji. Jajaran Polres Pelabuhan juga aktif melakukan pembenahan.

Pembenahan yang dilakukan yakni meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Program unggulan Kapolda itu bertagline "Kami Datang Melayani Anda, Makassar Beretika, Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, Pola Penanganan Konflik Sosial, Kepedulian Sosial, Seribu Sekolah 1000 Polisi, Rekrutmen Calon Polisi Bebas KKN, Polisi Ma'bulo sibatang dan Polisi Sisabbu Saribanttang (seribu kawan/sauadara) serta Kampung Kamtibmas. "Dari 10 program unggulan Kapolda Sulsel, saat ini 8 diantaranya sangat diprioritaskan.

Diantara, "Kami Datang Melayani," penjabarannya, memberdayakan rumah bicara. Kemudian, "Makassar Beretika", penjabarannya polisi sahabat buruh dan menolak narkoba, miras dan perang kelompok, " kata Wisnhu. Untuk pencegahan tindak pidana korupsi kata Wisnhu, penjabarannya mulai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diajarkan memberantas korupsi. Mengenai, ''Pola Penanganan Konflik Sosial'', penjabarannya, giatkan olah raga bersama di daerah rawan konflik dan menyediakan, krosir center di Polres Pelabuhan. "Sementara itu, ''Kepedulian Sosial'' penjabarannya, bakti sosial dan bedah rumah, " ucap mantan Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Sidorjo ini.

Lanjut Dikatakannya, untuk program ''1000 Sekolah, 1000 Polisi'', penjabarannya, polisi mitra sekolah dan ''Polisi Sisabbu Saribattang'' penjabarannya, tiada hari tanpa teman baru dan ''Kampung Kamtibmas'' penjabarannya, lomba kampung Kamtibmas. Di bagian lain kata Wisnhu, menjelang tahun baru, jajarannya akan lebih giat menjalin hubungan komunikasi dengan masyarakat. Tujuannya, memberikan pemahaman agar mereka menjauhi tindakan-tindakan berbau kriminalitas. Seperti misalnya, miras dan narkotika. Saat ini miliki motto "beriman" bermakna, berbudi, excelent, inovatif, reaktif, moratif, aman dan no KKN, " tutup mantan Kaurbin Ops Polres Malang, Polda Jatim. (ABS). Salah satu program diterapkan Kapolres Pelabuhan yakni mengedepankan kemitraan kepada masyarakat. Hal tersebut bertujuan agar masyarakat khususnya mereka berada wilayah Kepolisian Resort (Polres) Pelabuhan Makassar merasa dilindungi, diayomi dan dilayani. Menurut Wisnhu Buddhaya, langkah tersebut dilakukan merupakan salah satu bentuk menindaklanjuti 10 program unggulan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Anton Setiadji. Jajaran Polres Pelabuhan juga aktif melakukan pembenahan.
Pembenahan yang dilakukan yakni meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Program unggulan Kapolda itu bertagline "Kami Datang Melayani Anda, Makassar Beretika, Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, Pola Penanganan Konflik Sosial, Kepedulian Sosial, Seribu Sekolah 1000 Polisi, Rekrutmen Calon Polisi Bebas KKN, Polisi Ma'bulo sibatang dan Polisi Sisabbu Saribanttang (seribu kawan/sauadara) serta Kampung Kamtibmas. "Dari 10 program unggulan Kapolda Sulsel, saat ini 8 diantaranya sangat diprioritaskan.
Diantara, "Kami Datang Melayani," penjabarannya, memberdayakan rumah bicara. Kemudian, "Makassar Beretika", penjabarannya polisi sahabat buruh dan menolak narkoba, miras dan perang kelompok, " kata Wisnhu. Untuk pencegahan tindak pidana korupsi kata Wisnhu, penjabarannya mulai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diajarkan memberantas korupsi. Mengenai, ''Pola Penanganan Konflik Sosial'', penjabarannya, giatkan olah raga bersama di daerah rawan konflik dan menyediakan, krosir center di Polres Pelabuhan. "Sementara itu, ''Kepedulian Sosial'' penjabarannya, bakti sosial dan bedah rumah, " ucap mantan Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Sidorjo ini.
Lanjut Dikatakannya, untuk program ''1000 Sekolah, 1000 Polisi'', penjabarannya, polisi mitra sekolah dan ''Polisi Sisabbu Saribattang'' penjabarannya, tiada hari tanpa teman baru dan ''Kampung Kamtibmas'' penjabarannya, lomba kampung Kamtibmas. Di bagian lain kata Wisnhu, menjelang tahun baru, jajarannya akan lebih giat menjalin hubungan komunikasi dengan masyarakat. Tujuannya, memberikan pemahaman agar mereka menjauhi tindakan-tindakan berbau kriminalitas. Seperti misalnya, miras dan narkotika. Saat ini miliki motto "beriman" bermakna, berbudi, excelent, inovatif, reaktif, moratif, aman dan no KKN, " tutup mantan Kaurbin Ops Polres Malang, Polda Jatim. (ABS).

Dahsyatnya Manfaat Membaca Al-Qur’an setelah Subuh dan Maghrib

Media Pembaharuan Makassar, – Menurut hasil penelitian ternyata membaca Al-Qur’an sehabis Maghrib dan sesudah Subuh itu dapat meningkatkan kecerdasan otak sampai 80 % , karena di sana ada pergantian dari siang ke malam dan dari malam ke siang hari di samping itu ada tiga aktifitas sekaligus, membaca , melihat dan mendengar.
Dahsyatnya Manfaat Membaca Al-Qur’an setelah Subuh dan MaghribTerdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kuat ingatan atau hafalannya. Di antaranya:
  - menyedikitkan makan,
  - membiasakan melaksanakan ibadah salat malam,
  - dan membaca Al-Qur’an sambil melihat kepada mushaf
Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an.
Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan :
• Fisiologis yang sangat besar
• Penurunan depresi, kesedihan,
• Memperoleh ketenangan jiwa,
• Menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang- orang yang menjadi objek penelitiannya.
Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik.
Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Al-Qur’an berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Qur’an terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mndengarkannya.
Mari kita mulai luangkan waktu beberapa menit dari 24 jam di hari kita. Semoga bermanfaat buat kita semua bersama keluarga kita. Semoga kita kelak menjadi penghuni Surga, Aamiin Yaa Rabb. (ABS)

Kamis, 01 Januari 2015

Kebenaran yang Bisu Bukanlah Sebuah Kebenaran

Media Pembaharuan Makassar, – Suatu saat, tatkala Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam hijrah ke Madinah, salah seorang sahabat Rasul, Abu Dzar Al Ghifari menghadap Rasul dengan membawa rombongan orang-orang dari Ghifar dan Aslam yang sudah masuk Islam. Digambarkan karena begitu sangat banyaknya, jika saja orang melihat mungkin mereka mengira yang dilihatnya adalah pasukan orang-orang musyrikin, ternyata yang memimpin rombongan tersebut adalah Abu Dzar.
Kebenaran yang Bisu Bukanlah Sebuah Kebenaran
Melihat kehadiran rombongan yang dipimpin Abu Dzar, Rasul pun menyambut mereka dengan menyatakan: “Suku Ghifar telah diampuni oleh Allah” dan “Suku Aslam telah diberi keselamatan dan kesejahteraan oleh Allah”. Sedangkan secara khusus kepada Abu Dzar, Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan: “Tidak akan pernah diketemukan di kolong langit ini seorang manusia yang sangat benar ucapannya, sangat tajam dan sangat tegas dalam hal mengucapkan kebenaran kecuali Abu Dzar”.
Jika Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menyatakan hal tersebut, tentu merupakan jaminan kebenaran apa yang telah dinyatakannya. Pertanyaannya, kenapa Rasul harus menyatakan demikian secara khusus kepada Abu Dzar? Jawabnya, tidak lain karena Abu Dzar memiliki prinsip bahwa: “Kebenaran itu tidak boleh bisu, kebenaran yang bisu bukanlah sebuah kebenaran”.
Diakui atau tidak, prinsip yang telah teguh dijadikan prinsip hidup sosok sahabat Rasul yang satu ini, kini, sudah mulai pudar, lentur dan luntur oleh sebagian para penegak kebenaran seiring kehidupan yang hedonisme yang telah mengelilinginya. Padahal, menurut Abu Dzar, kebenaran harus berbicara, tampak dan dinyatakan serta tidak boleh dipendam atau disembunyikan.
Hal ini merupakan sebuah pelajaran berharga bagi kita, karena saat ini tidak sedikit mereka yang membisu untuk menyatakan kebenaran, sehingga fungsi Al Qur’an sebagai Al Furqon (pembeda) mana yang haq dan mana yang bathil (QS. Al Baqarah,2:185) kini sudah sangat kabur karena bisunya orang-orang yang berilmu untuk menyatakan kebenaran.
Bagi Abu Dzar, kebenaran yang bisu bukanlah kebenaran, kebenaran itu harus terungkap walaupun untuk mengungkapkan kebenaran itu beliau harus menebusnya dengan nyawa sekalipun. Wahai, para penegak kebenaran, siapkah menyatakan yang haq itu haq dan yang bathil itu bathil dengan siap menerima berbagai macam risikonya?
Bagi para ‘Ulama sebagai panutan ummat, apakah tidak ikut andil dalam kesesatan jika tidak sedikit ummat yang akhirnya tersesat karena diamnya atau tidak beraninya para ‘Ulama untuk menyatakan sesat dari sebuah aliran sesat yang ada? Wallahu a’lam. (ABS)

Dengan Meriahkan Petasan diAkhir Tahun, Sebuah Mobil Patroli Nyaris Meledak

Kamis, 01 Januari 2015 | 14.21.00
Dengan Meriahkan Petasan diAkhir Tahun, Sebuah Mobil Patroli Nyaris Meledak

Media Pembaharuan Bone,- Pesta pergantian Tahun yang dirayakan dihalaman rumah jabatan (Rujab) Kapolres Bone dengan mempertontongkan aksi Pembakaran Petasan. Bukannya melarang penggunaan petasan, malah sejumlah aparat Kepolisian yang tengah merayakan pergantian tahun tersebut  mempertontonkan aksi pembakaran petasan. Bukan hanya itu, dengan pebakaran petasan malah satu unit mobil patroli polisi ikut meledak..

Informasi yang dihimpun wartawan, Kamis (1/01/2015) sekitar pukul 00.04 WITA, dengan pembakaran petasan yang dilakukan Polisi di halaman Rujab Kapolres yang berada tepat di depan Mapolsek Kota, sehingga anggota polisi setempat ikut panik dalam kejadian tersebut. 

Yang mana dalam hal ini, sebuah petasan yang dibakar pada saat itu gagal meledak keatas melainkan meledak kebawah dan nyaris meledakkan mobil patroli milik Polisi yang tengah terparkir di depan rujab Kapolres. Akibat kejadian itu, salah seorang anggota Polisi diduga terkena petasan pada lengan tangannya.(*)Media Pembaharuan Bone,- Pesta pergantian Tahun yang dirayakan dihalaman rumah jabatan (Rujab) Kapolres Bone dengan mempertontongkan aksi Pembakaran Petasan. Bukannya melarang penggunaan petasan, malah sejumlah aparat Kepolisian yang tengah merayakan pergantian tahun tersebut mempertontonkan aksi pembakaran petasan. Bukan hanya itu, dengan pebakaran petasan malah satu unit mobil patroli polisi ikut meledak..
Informasi yang dihimpun wartawan, Kamis (1/01/2015) sekitar pukul 00.04 WITA, dengan pembakaran petasan yang dilakukan Polisi di halaman Rujab Kapolres yang berada tepat di depan Mapolsek Kota, sehingga anggota polisi setempat ikut panik dalam kejadian tersebut.
Yang mana dalam hal ini, sebuah petasan yang dibakar pada saat itu gagal meledak keatas melainkan meledak kebawah dan nyaris meledakkan mobil patroli milik Polisi yang tengah terparkir di depan rujab Kapolres. Akibat kejadian itu, salah seorang anggota Polisi diduga terkena petasan pada lengan tangannya.(*)