Senin, 01 Desember 2014

Berhasil, Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembacokan ANGGOTA POLRES MAMUJU......

Fhoto Pelaku
Mamuju,- Gabungan dari Reserse dan Intel Kepolisian Resort (Polres) Mamuju berhasil meringkus Hoa, Senin pagi (1/12/14) sekitar pukul 08.00 WITA, yang merupakan salah satu oknum pelaku pembacokan (Penganiayaan) terhadap anggota Polres Mamuju, Briptu Muhammad Farhad Kasman alias Abo yang terjadi pada hari Sabtu (29/11), lalu, di Kecamatan Tommo.
Hoa ditangkap di rumah kebun milik warga di Desa Salukaha, Kecamatan Kalukku, Mamuju setelah dilakukan pengejaran dan pemburuan oleh tim gabungan Reserse dan Intel Polres Mamuju.
Kepala Satuan (Kasat) Reskrim AKP Aryo Dwi Wibowo dan Kepala Unit (Kanit) I Reserse Intelkam Polres Mamuju Bripka Andi Haidir Yusuf yang memimpin secara langsung pengejaran dan penangkapan pelaku.
Kepada Wakil Kapolres Mamuju, Kompol Andri membenarkan bahwa satu dari sekian pelaku pembacokan anggota Polres berhasil diamanakan atas nama Hoa, pagi tadi sekira pukul 08.00 WITA. Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Mamuju untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Iya, tim gabungan sudah berhasil menangkap satu orang, namanya Hoa. Saat ini, pelaku sementara dilakukan pemeriksaan, untuk meminta keterangan agar pelaku berikutnya dapat ditangkap juga," kata Wakapolres Mamuju, Kompol Andri via Telpon.
Dia mengaku, pihak Kepolisian Mamuju akan terus memburu dan melakukan penyelidikan untuk menangkap
pelaku lainnya yang ikut terlibat melakukan penganiayaan beberapa waktu lalu.
"Anggota Polisi akan terus bekerja dan akan mengejar tersangka. Makanya, kita minta keterangan dan pemeriksaan kepada pelaku yang sudah tertangkap, agar kita dapat mengetahui persembunyian semua pelaku penganiayaan ini," pungkas Andri.
Seperti diketahui, Anggota Polres Mamuju, Briptu Muhammad Farhad Kasman menjadi korban pembacokan (Penganiayaan) saat melaksanakan tugas pengamanan di perusahaan sawit PT. Manakarra Unggul Lestari (MUL) Kecamatan Tommo, Mamuju, Sabtu (29/11/2014) sekira pukul 16.30 WITA.

Saat ini, Korban masih dalam kondisi kritis dan telah dirawat di salah satu rumah sakit di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk mendapatkan perawatan medis. (ABS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar