Kamis, 04 Desember 2014

Satuan Kerja Perencanaan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal) Banten menyelenggarakan Workshop Pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) dan Dana Alokasi Khusus (DAK)

Satuan Kerja Perencanaan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal) Banten menyelenggarakan Workshop Pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), di Serang Banten (20/06). Acara ini dilaksanakan guna mempercepat pencapaian pembangunan yang merata antara wilayah Perkotaan dengan Perdesaan. Peserta yang mengikuti diantaranya  Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum dan Satker dilingkungan Cipta Karya.
Kepala Satuan Kerja Randal Provinsi Banten, Helmy Nurdin Zen menjelaskan pokok pembahasan workshop meliputi Air minum, Sanitasi dan Perumahan, yang akan menjadi fokus utama di wilayah perdesaan demi tercapainya pemerataan dan keseimbangan pembangunan yang merata. “Pembangunan yang seimbang akan melahirkan kesejahteraan dan mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Provinsi Banten,” ungkap Helmi. 
Acara ini juga menjadi modal penting untuk memajukan pembangunan di Provinsi Banten yang masih tertinggal dari kota besar lainnya. Sementara Kepala Dinas Sumber daya Air dan Permukiman Provinsi Banten Iing Suwargi mengungkapkan saat ini kemiskinan di Banten masih sangat tinggi dan harus ada pembangunan yang merata guna menekan angka kemiskinan di Provinsi Banten. “Pembangunan Air Minum, Sanitasi dan Perumahan akan menjadi fokus utama,” ujarnya
Photo Acara Workshop
Media Pembaharuan Banten,- Satuan Kerja Perencanaan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal) Banten menyelenggarakan Workshop Pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), di Serang Banten (20/06). Acara ini dilaksanakan guna mempercepat pencapaian pembangunan yang merata antara wilayah Perkotaan dengan Perdesaan. Peserta yang mengikuti diantaranya Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum dan Satker dilingkungan Cipta Karya.
Kepala Satuan Kerja Randal Provinsi Banten, Helmy Nurdin Zen menjelaskan pokok pembahasan workshop meliputi Air minum, Sanitasi dan Perumahan, yang akan menjadi fokus utama di wilayah perdesaan demi tercapainya pemerataan dan keseimbangan pembangunan yang merata. “Pembangunan yang seimbang akan melahirkan kesejahteraan dan mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Provinsi Banten,” ungkap Helmi.
Acara ini juga menjadi modal penting untuk memajukan pembangunan di Provinsi Banten yang masih tertinggal dari kota besar lainnya. Sementara Kepala Dinas Sumber daya Air dan Permukiman Provinsi Banten Iing Suwargi mengungkapkan saat ini kemiskinan di Banten masih sangat tinggi dan harus ada pembangunan yang merata guna menekan angka kemiskinan di Provinsi Banten. “Pembangunan Air Minum, Sanitasi dan Perumahan akan menjadi fokus utama,” ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar