Makassar,- Mahalnya harga cabai saat ini membuat masyarakat mengeluh,
khususnya pemilik kios dan warung makan yang menggunakan cabai setiap
harinya dalam jumlah banyak. Harga cabai di pasaran saat ini melonjak
begitu signifikan hingga mencapai Rp50.000 per kilo gram (Kg). Kepala
Bidang Produksi Hortikultura, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan
dan Hortikultura (Distan-TPH ) Sulawesi Selatan (Sulsel), Ir Hj
Fitriani, MP saat ditemui Wartawan di ruang kerjanya, Selasa (24/11)
kemarin, mengatakan, hasil produksi cabai di Sulsel sebenarnya bisa
memenuhi kebutuhan cabai masyarakat. Hanya saja, saat ini beberapa hal
produksi cabai dikirim ke luar daerah seperti Kalimantan, Jawa, serta
kawasan Indonesia Timur dengan pertimbangan harga yang cenderung lebih
menguntungkan petani.Pengiriman ke luar mempengaruhi stok untuk kebutuhan cabai di Sulsel, imbasnya terjadi melonjaknya harga. "Jadi sebenarnya produksi cabai kita bagus dan banyak serta bisa memenuhi kebutuhan. Cuma karena banyak yang dikirim keluar daerah, jadinya berpengaruh pada stok kebutuhan di Sulsel," kata Fitriani. Selain itu, lanjutnya, musim kemarau yang panjang juga turut memperngaruhi harga meski dia menilai pengaruhnya tidak begitu besar. Fitriani menambahkan, produksi cabai di Sulsel sampai saat ini sangat bagus, itu karena produksi tanaman cabai banyak tersebar dikembangkan di daerah sentra penghasil.
Data Bidang Hortikultura untuk Oktober-November 2014, beberapa kabupaten dengan jumlah produksi cabai yang tergolong besar, seperti Kabupaten Jeneponto dengan perkiraan luas areal cabai rawit mencapai 1.185 hektare (Ha) dengan hasil produksi 2.900 ton, Kabupaten Enrekang dengan luas areal tanaman cabai rawit 1.12 Ha hasilkan 2.356 ton, Kabupaten Bone dengan luas arealnya 235 Ha hasilnya 587,5 ton, Kabupaten Wajo dengan luas areal cabai 1.44 Ha hasilkan 3.60 ton. Selain itu, beberapa kabupaten lainnya juga turut menjadi penyuplai stok cabai di Sulsel seperti di Kabupaten Luwu dan Luwu Utara (Lutra). "Jadi banyak kabupaten di Sulsel yang memproduksi cabai, nah inilah yang selalu kita kawal agar produksinya bisa terus ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan cabai," terangnya.(ABS)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar